This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

PENYULUHAN POSBANKUM DESA dan KELURAHAN, BANKUM GERADIN PANDEGLANG dan POSBAKUMADIN SERANG.


Intel Media News, PANDEGLANG.
Penyuluhan Hukum yang diselenggarakan POSBAKUMADIN Serang yang berkolaborasi dengan BANKUM GERADIN Kabupaten Pandeglang, pada hari Kamis 30 Oktober 2025, bertempat di Kantor Kelurahan Saruni Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten, dihadiri dari berbagai lapisan warga masyarakat kurang lebih sebanyak 30 orang. 

Penyuluhan Hukum, difasilitasi oleh Lurah Saruni Hasan Slamet, SH.,MH yang pernah mempunyai pengalaman dinas di Bagian Hukum Pemerintah Kabupaten Pandeglang. 

Dalam Penyuluhannya, Hasan menyampaikan bahwa, POSBANKUM Desa/Kelurahan sangat dibutuhkan oleh warga masyarakat, mengingat Kepala Desa/Lurah selalu menjadi tumpuan untuk mencari solusi segala persoalan yang terjadi di masyarakat. 

Hasan juga menyampaikan sangat mendukung lahirnya POSBANKUM Desa/Kelurahan, tentu hal ini membutuhkan dukungan anggaran, sehingga bisa berjalan baik.

Narasumber diantaranya Mila Oktaviani, SKep. Ners,MSi dari Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) Kabupaten Pandeglang. 

Mila menjelaskan bahwa, tidak ada toleransi bagi kekerasan terhadap perempuan dan anak, oleh sebab itu, membutuhkan kerjasama semua pihak khususnya kekerasan terhadap anak, bahwa peran pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat serta peran orangtua, peran lingkungan sekitar harus saling mengingatkan dan saling mengawasi, karena tidak sedikit kekerasan terhadap perempuan dan anak, pelakunya seringkali dari orang terdekat yaitu didalam keluarga itu sendiri. 

UPTD PPA Kabupaten Pandeglang mempunyai tim yang cepat tanggap, jika terjadi adanya kekerasan terhadap perempuan dan anak, langsung turun ke lapangan untuk menindaklanjutinya sesuai standar operasional prosedur berdasarkan peraturan perundang-undangan, karena perlindungan perempuan dan anak ini menjadi salah satu prioritas program pemerintah. 

Narasumber lainnya,Yayah Juhaeriah, SHI.MH Penyuluh dari Kantor Wilayah Kementerian Hukum Banten menyampaikan tentang Pos Bantuan Hukum (POSBANKUM) Desa/Kelurahan.

Yayah menerangkan sebagaimana arahan dari Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Provinsi Banten Dr. Pagar Butar-Butar, SH.MSi bahwa, POSBANKUM Desa/Kelurahan merupakan akses keadilan bagi semua orang tanpa kecuali dan bagi warga masyarakat yang tidak mampu akan diberikan rujukan kepada Organisasi Bantuan Hukum yang sudah terakreditasi oleh Kementerian Hukum RI.
Layanan ini akan mendorong masyarakat untuk mampu menyelesaikan permasalahan hukum yang terjadi secara mandiri dengan mengedepankan perdamaian dan mediasi.

Keberhasilan POSBANKUM Kelurahan/Desa dalam memfasilitasi penyelesaian konflik secara mandiri dan damai diluar proses peradilan, diharapkan dapat membantu mengurangi beban kerja institusi Penegak Hukum, seperti Kepolisian, Kejaksaan dan Mahkamah Agung.

Empat layanan yang bisa diterima warga dan masyarakat dari POSBANKUM Kelurahan/Desa, seperti : 
Pertama : Layanan Informasi dan Konsultasi Hukum;
Kedua : Layanan Bantuan Hukum dan Advokasi;
Ketiga : Layanan Mediasi. 
Keempat : Layanan Rujukan Advokat.

Untuk menjalankan keempat layanan tersebut, POSBANKUM Kelurahan/Desa didukung oleh Paralegal yang telah lulus pelatihan oleh Pemberi Bantuan Hukum terakreditasi.

Pelatihan Paralegal meningkatkan kapasitas dan kompetensi mereka dalam memberikan pelayanan hukum, khususnya layanan bantuan hukum non litigasi.

Selain itu POSBANKUM Kelurahan/Desa juga didukung oleh para Penyuluh Hukum, Mahasiswa Magang, Kepala Desa, Lurah, Babinsa dan Babinkamtibmas.

Keberadaan Paralegal, dibawah supervisi Pemberi Bantuan Hukum dan para Penyuluh Hukum.

Hal tersebut bertujuan untuk memastikan bahwa, Paralegal pada POSBANKUM Kelurahan/Desa melaksanakan tugasnya, sesuai dengan Standar Pelayanan POSBANKUM Desa/Kelurahan.

POSBANKUM Kelurahan Desa/Kelurahan, merupakan bagian dari pelaksanaan Asta Cita 7, khususnya dalam upaya reformasi hukum, pembangunan hukum dan perluasan akses pelayanan hukum bagi masyarakat di seluruh Indonesia.

Hukum adalah jaminan keadilan yang bukan hanya menjadi hak, tetapi juga tuntutan warga negara untuk layanan bantuan hukum.

Sementara itu Advokat Dede Kurniawan Ketua BANKUM GERADIN Kabupaten Pandeglang dan Advokat Sagu Rambe Debataraja, SH, menyampaikan ucapan yang tak terhingga, kepada Lurah Saruni dan dua narasumber yang sangat luar biasa menjelaskan tentang bantuan hukum.

Dalam Pelaksanaan Penyuluhan Hukum tersebut Ketua BANKUM GERADIN Kabupaten Pandeglang dan Ketua POSBAKUMADIN Serang, melakukan kolaborasi untuk mempercepat pemahaman kepada sasaran tujuan tentang POSBANKUM Desa/Kelurahan, karena dengan kolaborasi yang berat bisa menjadi ringan dan yang sulit bisa menjadi mudah.
( TIM ).
Share:

KADES DESA BANDUNG, KONTES IKAN MAS SINYONYA.


Intel Media News, PANDEGLANG.
Kepala Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, menyelenggarakan kontes Ikan Mas Sinyonya bertempat di Mina Agrowisata Bukit Sinyonya, pada hari Kamis, tanggal 30 Oktober 2025.

Kontes Ikan Mas Sinyonya diikuti oleh pecinta Ikan Mas Sinyonya se-Provinsi Banten.

Ikan Mas Sinyonya termasuk ikan peninggalan zaman purba yang saat ini hampir punah keberadaanya.

Kepala Desa Bandung Wahyu Kusnadiharja mengatakan, Desa Wisata Bandung menggelar Nusantara Sinyonya Festival di Mina Agrowisata Bukit Sinyonya.
“Kegiatannya akan berlangsung  dua hari, mulai dari tanggal 30 Oktober 2025 pagi  sampai tanggal 31 Oktober 2025, ada gebyar Sinyonya kontes dan gerakan memasyarakatkan makan ikan( Gemarikan  )".  katanya kepada awak media.Kamis.(30/10/2025).
Selanjutnya, Wahyu menjelaskan, ikan yang disediakan untuk Gemarikan sebanyak 200 kilogram.
“Jumlah pengunjung yang hadir di hari pertama dalam acara Nusantara Sinyonya Festival mencapai 1200 orang Dan bisa lebih apabila dijumlahkan dengan temen-temen peserta kontes Sinyonya, serta Insan Pers dan Kita akan adakan event. menurut rencana besok tanggal 31 Oktober 2025, kita akan adakan event budaya kaceran". Papar Wahyu.

Wahyu juga menambahkan, "Setiap tahun, pastinya akan ada event  dan semuanya tidak akan terlepas dukungan dari stakeholder yang ada, Dukungan masyarakat, para pecinta Ikan Mas Sinyonya, para pembudidaya ikan Mas Sinyonya, diharapkan, Semua kontestan hadir, turut memeriahkan, Alhamdulillah, kegiatan ini mendapatkan banyak dukungan, hadir juga dari Anggota DPRD Propinsi Banten, Fraksi FKB, Komisi III, Hj.Rika Kartikasari, Wakil Bupati Kabupaten Pandeglang, Iing Andri Supriadi dan Jajaran Porkopindo lainnya". kata Wahyu.
Lebih lanjut, Wahyu mengungkapkan,  peserta kontestan Sinyonya Festival sendiri dari wilayah Provinsi Banten, Ada dari Tangerang, Cilegon, dari Serang dan dari Lebak juga.

“Ya, kalau Pandeglang sudah pasti, karena Pandeglang tuan rumahnya". kata Wahyu.

Pada kontes kali ini, untuk para juri ada dari akademisi, birokrat, dan praktisi.

“Birokrasi itu dari penyuluh perikanan, praktisi pembudidaya ikan dan dari akademisi juga Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Anggota DPRD Banten Hj. Rika Kartika sari, mengungkapkan, mengelola obyek wisata itu harus sesuai dengan potensi.
“Nah kalau ini potensi, sepertinya bukan alam, tapi potensi wisata buatan". kata Rika.

Wisata buatan memang terkait dengan kreatifitas dan inovasi kepala desa yang bekerjasama dengan Pokdarwis,Terus dukungan penuh dari Pemerintah Daerah bisa juga dari stakeholder

"berkolaborasi, bersinergi dan mengelola obyek wisata, dibutuhkan atraksi di dalamnya, Event-event seperti ini akan mendatangkan wisatawan". Tutur Rika.

Festival ini adalah salah satu contoh menggerakkan wisata, ada keunikan di dalamnya yang perlu di support, dan ditopang, untuk mempromosikan tempat argo  wisatanya.

“Memang kalau desa wisata, dukungannya bisa sarana pembangunan HOME STAY, Seperti adanya kolam-kolam nah....silahkan diusulkan ke Pemkab". Pungkas Rika.
( Red / OCM ).
Share:

Pengurus baru Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Pandeglang Periode 2025-2028 resmi dilantik.

Intel Media News, Pandeglang.
Pelantikan Pengurus baru Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Pandeglang Periode 2025-2028, bertempat di Pendopo Kabupaten Pandeglang, Propinsi Banten, dihadiri oleh Bupati Pandeglang bersama jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Pandeglang, perwakilan Dinas Kesehatan, serta para dokter dari berbagai fasilitas kesehatan di wilayah Pandeglang.

Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh tenaga medis, khususnya para Dokter yang telah menunjukkan dedikasi dan pengabdian luar biasa, dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. 
“Dokter adalah garda terdepan dalam menjaga kesehatan masyarakat, Pemerintah Daerah sangat menghargai peran dan pengorbanan para Dokter, terlebih di tengah tantangan pelayanan kesehatan yang semakin kompleks".kata Dewi, Rabu ( 29/10/2025 ).

Dewi Setiani juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di Kabupaten Pandeglang. 

Dewi berharap kepengurusan baru IDI dapat membawa semangat baru dan inovasi dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. 
“Kami mengharapkan IDI menjadi mitra  pemerintah dalam memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang adil, bermutu, dan juga manusiawi". ujarnya. 
” Sebagai strategis tentu kita harus berkolaborasi bagaimana peran dari IDI dapat meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di Kabupaten Pandeglang, kemudian penguatan etika dan integritas karena masyarakat percaya besar kepada dokter". tambahnya. 

Sementara itu Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Pandeglang yang baru dilantik, dr. Dyan Novitalia, menyatakan komitmennya untuk memperkuat profesionalisme Dokter di Daerah dan memperluas jangkauan pelayanan kesehatan. 
” Insya Allah perjuangan para pengurus IDI Kabupaten Pandeglang terdahulu akan kami teruskan, saya mohon kerjasamanya untuk kepengurusan IDI yang baru, selama 3 Tahun Kedepan untuk membangun Pandeglang Sesuai dengan tema kita hari ini, 
"Bergerak Bersama membangun kesehatan masyarakat Pandeglang". harap dr Dyan.
“Kami siap bersinergi dengan pemerintah Daerah dan seluruh pemangku kepentingan kesehatan, agar Masyarakat Pandeglang mendapatkan pelayanan medis yang berkualitas dan merata". tambah Dyan.

Acara pelantikan diakhiri dengan penandatanganan berita acara serah terima jabatan dan foto bersama antara pengurus lama, pengurus baru, dan Bupati Pandeglang. 

Dengan terbentuknya pengurus baru ini, diharapkan IDI Pandeglang semakin solid dalam menjalankan perannya sebagai organisasi profesi yang tidak hanya menjaga kehormatan dokter, tetapi juga berkontribusi aktif dalam pembangunan kesehatan di Kabupaten Pandeglang.
( OCM ).
Share:

PEMBINAAN SATLINMAS DALAM PELAKSANAAN SISKAMLING PADA PENANGGULANGAN BENCANA DAN GANGGUAN TRANTIBUM.


Intel Media News, Pandeglang 
Kegiatan Pembinaan satlinmas dalam pelaksanaan siskamling pada penanggulangan bencana dan gangguan Trantibum dilaksanakan di Aula kantor Kec.Cimanuk, Kab.pandeglang, Provinsi Banten, pada hari Selasa, 28 Oktober 2025, di mulai jam 08.30 WIB sampai dengan jam 12.00 WIB.

Adapun pelaksanaan kegiatan dari satuan polisi pamong praja provinsi Banten, yang hadir dalam kegiatan kasat pol pp Propinsi Banten, Kasat Pol PP kab Pandeglang, Camat Kaduhejo, Sekdis Pol PP kab Pandeglang, Kabid Tibum Propinsi Banten, Perwakilan Kepala pelaksana BPBD Kabupaten Pandeglang, Kasat Linmas Desa se - Kecamatan Kaduhejo, Satpol PP Kabupaten Pandeglang, dan para anggota Linmas se - Kecamatan Kaduhejo, yang setiap desa perwakilan 5 personil.

Kegiatan di Kabupaten Pandeglang, dilaksanakan di Dua Kecamatan, yaitu Kecamatan Kaduhejo dan Besok tanggal 28 Oktober 2025, dilaksanakan di Kecamatan Cimanuk, Kabupaten Pandeglang, Propinsi Banten.

AGUS SUPRIYADI, ( KASAT ) Pol PP Propinsi Banten, membuka kegiatan dalam sambutanya menyampaikan Bimbingan Linmas membahas pelatihan, peningkatan kapasitas, dan peran penting anggota Satuan Perlindungan Masyarakat (Linmas) dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan ketenteraman di lingkungan masyarakat, Kegiatan bimbingan mencakup berbagai materi seperti sosialisasi regulasi, baris-berbaris, penanganan bencana, serta koordinasi dengan aparat keamanan dan pemerintah daerah, diharapkan kepada para peserta agar menjadi barisan Linmas yang handal dan bisa berguna di masyarakat".

2 ( Dua ) Nara sumber dalam kegiatan Dari Kabupaten Pandeglang, salah satunya adalah AGUS AMIN ( KASAT ) Pol PP Kabupaten Pandeglang.
Ditempat yang sama, Ucapan terimakasih dari Camat Cimanuk, untuk jajaran kepala Sat Pol PP provinsi Banten dan Kabupaten Pandeglang, yang telah melaksanakan kegiatan Pembinaan Sat Linmas 
Harapan dengan pembinaan ini 
1. Menambah kemampuan linmas di kecamatan Cimanuk dalam hal penanganan Bencana dan gangguan trantibum 
2. Meningkatkan disiplin temen temen linmas
3. Linmas harus jadi tauladan yang baik di masyarakat 
4. Menumbuhkan rasa aman di lingkungan.Papar Rifa'i, S.Ip.,M.Si. saat memberikan sambutanya, Selasa, ( 28/10/2025 ).

Selanjutnya Apresiasi untuk kegiatan disampaikan dari DANRAMIL 0104 Cimanuk, sangat mendukung dengan adanya kegiatan Bimbingan Linmas, karena merupakan kegiatan yang bermanfaat, terutama bagi peserta Linmas, dimana dalam kegiatan diberikan Pembekalan - pembekalan berupa pengetahuan tentang Kelimasan, yang nantinya diperaktekan di Desa - desa, seperti Siskamling, Trantib Umumnya.
" Harapan saya, mudah - mudahan kegiatan pembinaan dan bimbingan, akan berjalan secara berkesinambungan, agar para peserta Linmas dapat lebih faham dengan apa yang dimaksudkan dalam kegiatan bimbingan".
Pungkas Kapten Armd Aded Sutedi.

Kegiatan berjalan Lancar, Tertib dan Kondusif.
BRAVO POLUSI PAMONG PRAJA, TETAP SEMANGAT, KARENA BANYAK TUGAS DI PUNDAKMU.....!!!
( Red ).
Share:

Sosialisasi Mahasiswa Universitas Terbuka ( UT ), Hal Pengelolaan Sampah.


Intel Media News, PANDEGLANG 
Mahasiswa Universitas Terbuka ( UT ), melakukan kegiatan Sosialisasi, mengenai Pengelolaan Sampah, dilingkungan masyarakat di wilayah kecamatan Cimanuk, Kabupaten Pandeglang, Propinsi Banten.

Kegiatan pengelolaan sampah, dikelola langsung oleh Karang Taruna Kecamatan Cimanuk, Kabupaten Pandeglang, Propinsi Banten.

kegiatan dilakukan selama satu Minggu di beberapa desa kecamatan Cimanuk, dengan jumlah personil 6 ( Enak ) Orang, salah satunya juga sebagai Ketua Karang Taruna Kecamatan Cimanuk.
Kegiatan Sosialisasi dan Sanitasi sampah, mulai dari hari Senin tanggal 27 Oktober 2025 sampai dengan 1Nopember 2025.
" Tujuan kegiatan Sosialisasi dan Sanitasi Sampah adalah, Untuk memberikan lebih kepada masyarakat, agar tidak membuang sampah sembarangan serta manfaat dan kegunaan dari sampah, selain itu, kami membantu dalam pengangkutan sampah di lingkungan yang kami anggap untuk dilakukan pengangkutan, ke tempat pembuangan sampah Akhir ( TPA ). Papar Wika Wijayanti F ( Mahasiswa ) dan juga sebagai Ketua Karang Taruna Kecamatan Cimanuk, saat di temui awak media di halaman Kantor Kecamatan Cimanuk, Selasa ( 28/10/2025 ).

Selanjutnya Wika menambahkan, selain itu, tujuan kegiatan adalah untuk memberikan kesadaran lagi, akan betapa pentingnya hidup sehat, bersih dan tertata indah.
" Mari kita membiasakan dimana kita berdomisili, supaya lingkungan sekitar kita bersih, indah, tertata dan sudah pasti hidup kita sehat". Pungkas Wika.

Adapun moto kegiatan kami adalah " Hidup Bersih, Hidup sehat ".
( Red ).
Share:

BANKUM GERADIN Pandeglang Beserta Tim Kanwil Kemenkum Banten, Silaturahmi Dengan Camat Mekarjaya.


Intel Media News, PANDEGLANG.
Ketua Bantuan Hukum Gerakan Advokat Indonesia (BANKUM GERADIN) Kabupaten Pandeglang, Advokat Dede Kurniawan turun ke lapangan, bersama Tim dari Kantor Wilayah Kemenkum Banten Wuryanti Handayani dan Juhaeriah, menemui dan silaturahmi dengan Camat Mekarjaya, Kecamatan Mekarjaya, Kabupaten Pandeglang, Propinsi Bantu, untuk memastikan kendala tekhnis yang dihadapi oleh Kepala Desa/Kelurahan dalam pembentukan POSBANKUM. 

Kegiatan tersebut, untuk menindaklanjuti pertemuan hasil kordinasi dan evaluasi pembentukan POSBANKUM Desa/Kelurahan di Kabupaten Pandeglang, pada hari Kamis 23-10-2025, antara Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Banten Pagar Butar Butar, Dengan Wakil Bupati Kabupaten Pandeglang Iing Andri Supriadi, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Pandeglang H. Muslim Taufik, Kabid Kelembagaan DPMD Kabupaten Pandeglang Achmad Taufiq, Ketua Bantuan Hukum Gerakan Advokat Indonesia (BANKUM GERADIN) Kabupaten Pandeglang, Ketua Majelis Pengawas Daerah (MPD) Notaris Pandeglang dan Lebak, Zul Trisman. 

Advokat Dede Kurniawan Ketua BANKUM GERADIN Kabupaten Pandeglang juga melalui kordinasi komunikasi memanfaatkan fasilitas tekhnologi, bergerak cepat dengan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Pandeglang H.Muslim Taufik, Kabid Kelembagaan DPMD Kabupaten Pandeglang Achmad Taufiq beserta jajaran, untuk memastikan POSBANKUM segera terbentuk mencapai 100℅ di Kabupaten Pandeglang. 

Bahwa berdasarkan data yang sudah dihimpun oleh DPMPD Kabupaten Pandeglang, dari jumlah 339 Desa/Kelurahan di Kabupaten Pandeglang, yang awalnya baru terbentuk 146 POSBANKUM Desa/Kelurahan, dalam waktu 5 hari sejak pertemuan hasil kordinasi dan evaluasi tersebut, saat ini sudah meningkat signifikan telah terbentuk 268 POSBANKUM Desa/Kelurahan berkat kerjasama semuanya. 
Kemudian 52 Desa/Kelurahan rata-rata masih belum lengkap secara administratif yaitu masih ada yang belum selesai SK POSBANKUM, SK KADARKUM dan Surat Rekomendasi Pelatihan Paralegal dan 19 Desa/Kelurahan, yang belum lengkap sama sekali secara administratif pembentukan POSBANKUM, karena tidak semua Desa/Kelurahan bisa berbarengan selesai, mengingat beragam kendala administratif dan tekhnis. 

Advokat Dede Kurniawan juga menyampaikan kepada Camat Mekarjaya Ahmad Jamaluddin Nasser bahwa, sebagaimana arahan dari Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Banten Pagar Butar Butar, bahwa Kantor Wilayah Kemenkum Banten akan terus melakukan pendampingan administratif dan teknis untuk memastikan seluruh wilayah mencapai target pembentukan 100% sesuai arahan pusat.

Kemenkum Banten akan dorong Kabupaten Pandeglang, percepat pembentukan POSBANKUM Desa/Kelurahan.

Memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Pandeglang dalam percepatan pembentukan Pos Bantuan Hukum (POSBANKUM) sebagai bagian dari tindak lanjut arahan Menteri Hukum untuk mewujudkan peresmian POSBANKUM serentak yaitu 83 ribu Desa/Kelurahan di seluruh Indonesia.

“Percepatan pembentukan POSBANKUM bukan hanya tentang capaian angka, tetapi menghadirkan negara secara nyata di tengah warga masyarakat melalui akses bantuan hukum yang merata dan berkeadilan”. 

Pentingnya sinergi antara Pemerintah Daerah, Kepala Desa/Lurah dan Organisasi Bantuan Hukum (OBH) setempat agar POSBANKUM tidak hanya terbentuk secara administratif, tetapi juga benar-benar berfungsi melayani masyarakat.

Sementara itu Camat Mekarjaya Ahmad Jamaluddin Nasser menyambut baik kedatangan dan silaturahmi Advokat Dede Kurniawan Ketua BANKUM GERADIN Kabupaten Pandeglang dan Tim Kantor Wilayah Kemenkum Banten Wuryanti Handayani dan Juhaeriah. 

Ahmad Jamaluddin Nasser menyampaikan, sangat mendukung langkah yang telah dilakukan oleh Kantor Wilayah Kemenkum Banten bersama Organisasi BANKUM GERADIN Kabupaten Pandeglang.

Advokat Dede Kurniawan juga menyampaikan ucapan terimakasih tak terhingga, kepada Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum Kantor Wilayah Kemenkum Banten Marsinta Saurma Triaty atas arahan dalam upaya percepatan pembentukan POSBANKUM Desa/Kelurahan di Kabupaten Pandeglang.
( Ryn/Tim ).
Share:

PEMBINAAN SATLINMAS DALAM PELAKSANAAN SISKAMLING PADA PENANGGULANGAN BENCANA DAN GANGGUAN TRANTIBUM.


Intel Media News, Pandeglang 
Kegiatan Pembinaan satlinmas dalam pelaksanaan siskamling pada penanggulangan bencana dan gangguan Trantibum dilaksanakan di aula kantor kec.Kaduhejo, Desa Sukasari, kec.Kaduhejo, kab.pandeglang, Provinsi Banten, pada hari Senin, 27 Oktober 2025, di mulai jam 08.30 WIB sampai dengan jam 12.00 WIB.

Adapun pelaksanaan kegiatan dari satuan polisi pamong praja provinsi Banten, yang hadir dalam kegiatan kasat pol pp Propinsi Banten, Kasat Pol PP kab Pandeglang, Camat Kaduhejo, Sekdis Pol PP kab Pandeglang, Kabid Tibum Propinsi Banten, Perwakilan Kepala pelaksana BPBD Kabupaten Pandeglang, Kasat Linmas Desa se - Kecamatan Kaduhejo, Satpol PP Kabupaten Pandeglang, dan para anggota Linmas se - Kecamatan Kaduhejo, yang setiap desa perwakilan 5 personil.

Kegiatan di Kabupaten Pandeglang, dilaksanakan di Dua Kecamatan, yaitu Kecamatan Kaduhejo dan Besok tanggal 28 Oktober 2025, dilaksanakan di Kecamatan Cimanuk, Kabupaten Pandeglang, Propinsi Banten.
AGUS SUPRIYADI, ( KASAT ) Pol PP Propinsi Banten, saat membuka kegiatan dalam sambutanya memaparkan" Bimbingan Linmas membahas pelatihan, peningkatan kapasitas, dan peran penting anggota Satuan Perlindungan Masyarakat (Linmas) dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan ketenteraman di lingkungan masyarakat, Kegiatan bimbingan mencakup berbagai materi seperti sosialisasi regulasi, baris-berbaris, penanganan bencana, serta koordinasi dengan aparat keamanan dan pemerintah daerah". 

Selanjutnya Agus ( Kasad ) menambahkan, "Tujuan bimbingan Linmas adalah Meningkatkan kemampuan anggota, agar Linmas dapat melaksanakan tugas dengan baik dalam menghadapi bencana, kerusuhan, atau masalah sosial lainnya, Memperkuat kesiapsiagaan, Melatih anggota agar sigap dan siap dalam menghadapi berbagai potensi ancaman dan situasi darurat, Menjembatani masyarakat dengan aparat, Memperkuat hubungan antara masyarakat dan aparat keamanan melalui kehadiran Linmas sebagai penghubung yang dekat, Menciptakan rasa aman, Memberikan efek rasa aman di tengah warga melalui kehadiran Linmas yang rutin melakukan patroli dan pengawasan".
2 ( Dua ) Nara sumber dalam kegiatan Dari Kabupaten Pandeglang, salah satunya adalah AGUS AMIN ( KASAT ) Pol PP Kabupaten Pandeglang.

Ditempat yang sama, Achmad Hidayat ( Camat ) Kaduhejo, saat ditemui awak media di ruang kerjanya dengan singkat menyampaikan " Peran penting Trantib ataupun Linmas sangat berperan penting, untuk menjaga Keamanan dan Ketertiban lingkungan dan iklim investasi di Desa".
Heru Mantri Pol PP Kecamatan Kadu Hejo, bersama Adad ( Kasat ) Pol PP Desa Se - Kecamatan Kaduhejo ( Poto ).

Kegiatan berjalan Lancar, Tertib dan Kondusif.
BRAVO POLISI PAMONG PRAJA, BANYAK TUGAS DI PUNDAKMU.....!!!
( Red ).
Share:

Rumah Warga Korban Kebakaran di Kuranten Mulai di Bangun.


Intel Media News, PANDEGLANG.
Rumah warga korban kebakaran, pada kamis (23/7/2025) di Kampung Kuranten Kelurahan Saruni Kecamatan Majasari, saat ini Tahap awal mulai dibangun.

Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani didampingi Kepala Dinas DPKPP Pandeglang Roni ST, Kepala Bapenda Ramadani serta Camat Majasari Yamin Bunyamin, meninjau langsung pembangunan rumah di maksud, Jumat (24/10/2025) 

"Alhamdulilah rumah Bapak / Ibu sudah mulai dibangun kembali, ini bukti bahwa Pemerintah hadir membantu di tengah - tengah kesulitan warganya". Dewi.

Dewi menuturkan, pihaknya prihatin atas kejadian kebakaran, Sehingga Pemerintah berupaya untuk memulihkan keadaan warga yang terkena musibah, Alhamdulilah ada jalanya sudah dibangun kembali".

Dewi, berpesan kepada warga sekitar untuk selalu hati - hati dan selalu waspada, karena terjadinya bencana tidak diduga - duga.
"Kami minta kepada warga untuk selalu berhati - hati dan waspada terhadap bencana, karena datangnya bencana tidak bisa kita duga, tapi dengan kewaspadaan insyallah dapat meminimalisir resiko bencana itu sendiri". pinta Dewi.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Pandeglang Roni ST menyampaikan, ada sekitar 3 rumah warga di wilayah Kp.Kuranten Kelurahan Saruni yang terdampak bencana, sudah mulai dibangun kembali".

Roni menerangkan bahwa di Kabupaten Pandeglang ada sekitar 22 unit rumah yang terdampak bencana sudah dibangun kembali, baik bencana kebakaran dan bencana lainya, mudah - mudahan yang di wilayah Kuranten ini segera selesai pembangunanya, sehingga cepat dihuni kembali oleh pemiliknya".

Salah satu korban kebakaran, Jumenah menyampaikan rasa syukur dan ucapan terima kasih kepada Pemerintah telah membangun kembali rumahnya yang hangus terbakar.

"Kami bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah yang sigap dan peka dengan apa yang terjadi pada kami dan telah memberikan perhatian serta peduli penuh terhadap kami, semoga niat baik semuanya dijadikan pahala". pungkasnya.
( OCM ).
Share:

HIMBAUAN Ketua PGRI Kabupaten Pandeglang, untuk seluruh Anggota PGRI.

Intel Media News, PANDEGLANG.
Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia ( PGRI ), Kabupaten Pandeglang, Propinsi Banten, DR. Sutoto, S.Pd., M.Si, Menghimbau kepada seluruh Anggota PGRI se - Kabupaten Pandeglang, agar setiap Tanggal 25, DIWAJIBKAN memakai Baju Batik PGRI dengan motif Batik Kusuma Bangsa.

Himbauan Ketua PGRI mewajibkan memakai baju batik PGRI dengan motif Kusuma Bangsa setiap Tanggal 25, sebagai tindak lanjut Surat Edaran nomor : 029/Um/ BTE/36.01/XXVIII/2025, prihal Edaran Penggunaan Pakaian Seragam PGRI, motif Kusuma Bangsa, Pasal 3 Anggaran Rumah Tangga ( ART ).
" Himbauan ini saya sampaikan kepada seluruh para Guru Se - Kabupaten Pandeglang, sebagai tindak lanjut Pasal 3 Anggaran Rumah Tangga ( ART ) PGRI, masa Bhakti XXVIII, tentang penggunaan pakaian seragam batik PGRI Kusuma Bangsa yang digunakan setiap tanggal 25, maka dari itu diharapkan kepada para anggota PGRI se - Kabupaten Pandeglang, agar dapat mematuhinya".
Tegas Sutoto ( Ketua ) PGRI Kabupaten Pandeglang, Sabtu, ( 26/10/2025 ), 
Himbauan yang dilakukan oleh Ketua PGRI Kabupaten Pandeglang, sebagai bentuk sikap ketegasan dan menumbuh kembangkan kepada para anggota PGRI, kedisiplinan dan kebersamaan dalam wadah yang sangat dibanggakan.

Selain itu, untuk mempererat tali persatuan dan kesatuan di lingkungan keluarga besar Persatuan Guru Republik Indonesia ( PGRI ) Kabupaten Pandeglang, Propinsi Banten.

BRAVO UNTUK KETUA, BRAVO UNTUK ANGGOTA PGRI KABUPATEN PANDEGLANG.
( Red ).

Share:

Kabar Duka Cita.

Intel Media News Pandeglang
 mengabarkan, ......Guru pendidik di SMP Negeri 1 Pandeglang, wafat sebelum Magrib di RSUD Berkah Cikoneng Kabupaten Pandeglang, Propinsi Banten, Almarhumah beralamat di ciekek keraton, tutup usia 59 tahun, 
" SELAMAT JALAN IBU GURU, HUSNUL KHOTIMAH DOA KAMI SEMUA.....
AAMIIN.....YAROBBAL....AALAMIIN.....
Jum'at ( 24/10/2025 )

.

Share:

DR. Sutoto, S.Pd.,M.Si : " PERAN GURU DI ERA PENDIDIKAN BARU".


Intel Media News.PANDEGLANG
Peran guru di era pendidikan baru, menekankan pada pergeseran fungsi guru dari sekadar pengajar menjadi fasilitator, pembelajar sepanjang hayat, dan motivator, yang dilengkapi dengan kompetensi digital untuk mengintegrasikan teknologi dan mengembangkan karakter siswa. 

Guru harus terus beradaptasi dengan perubahan teknologi dan membantu siswa menggunakan teknologi secara etis, serta menjadi pendamping yang membimbing siswa secara emosional dan akademis. 

Peran Guru di Era Pendidikan Baru,
Fasilitator dan Pembimbing,
Membantu siswa mengembangkan kemampuan belajar mereka di lingkungan yang nyaman dan aman, Mengenali potensi dan kebutuhan siswa, serta memberikan bantuan yang sesuai, Membimbing siswa di jalur yang tepat, baik dalam pembelajaran formal maupun non-formal. 

*Pembelajar Sepanjang Hayat :
Terus memperbarui pengetahuan dan keterampilan, agar tetap relevan, Berpartisipasi dalam pelatihan, seminar, dan konferensi untuk meningkatkan kompetensi,
Menjadi contoh positif bagi siswa dalam menghadapi masa depan yang terus berubah. 

*Pengembang Karakter dan Motivator :
Membantu siswa mengembangkan literasi digital yang mencakup penggunaan etis dan kesadaran sosial, Memfasilitasi diskusi tentang nilai-nilai moral dan etika di dunia digital, Mendorong siswa menggunakan teknologi secara positif untuk kebaikan bersama, Memberikan dukungan emosional dan akademis, serta memotivasi siswa untuk mengembangkan potensi mereka. 
*Inovator dan Adaptor Teknologi :
Menguasai dan mengintegrasikan teknologi digital ke dalam pembelajaran misalnya, platform online, aplikasi pendidikan, Mengelola dan menyaring informasi digital agar relevan untuk pembelajaran, Mengubah pendekatan pengajaran klasik menjadi lebih modern yang memanfaatkan teknologi. 

*Kesenjangan Akses Teknologi : 
Tidak semua siswa memiliki perangkat atau koneksi internet yang memadai, terutama di daerah terpencil, sehingga pembelajaran berbasis IT belum merata. 

*Kebutuhan Keterampilan Digital : 
Guru harus terus belajar dan beradaptasi dengan teknologi yang terus berubah, agar tidak tertinggal, serta membutuhkan pelatihan dan sertifikasi yang relevan.

*Keterbatasan Akses Pelatihan : 
Terkadang terdapat keterbatasan geografis akses untuk peningkatan kompetensi guru, sehingga menghambat distribusi tenaga pengajar yang berkualitas. 

" SELAMAT BERJUANG GURU - KU, KAU ADALAH PAHLAWAN TANPA TANDA JASA ".
Share:

Gebyar HUT PGRI dan HGN Tahun 2025.


Intel Media News, PANDEGLANG.
Tanggal 25 November 2025, adalah Hari Ulang Tahun ( HUT) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke - 80 dan Hari Guru Nasional ( HGN).

" Untuk HUT PGRI dan HUT HGN Tahun 2025, akan dilaksanakan berbeda dengan perayaan tahun - tahun sebelumnya".kata Ketua PGRI Cabang Kabupaten Pandeglang. DR.Sutoto,S.Pd, M.Si.
Perayaan HUT PGRI dan HUT HGN yang jatuh pada tanggal 25 november 2025 nanti, yang dilaksanakan setiap tahun, untuk tahun ini akan dilaksanakan berbeda dengan tahun - tahun sebelumnya, yaitu, berupa upacara yang dilaksanakan di tingkat Kabupaten Pandeglang, kegiatan upacara biasanya di alun - alun Pandeglang yang diikuti oleh seluruh guru dan siswa se - Kabupaten Pandeglang, akan tetapi, untuk tahun 2025 ini berbeda, yaitu kegiatan upacaranya dilaksanakan di masing- masing sekolah, baik tingkat SD dan SMP". Papar Sutoto.
( Ketua PGRI ), saat ditemui awak media, di sekretariat / Wisma PGRI Kabupaten Pandeglang, jalan cilaja Majasari Pandeglang, Jum'at ( 24/10/2025 ).

" Selain kegiatan upacara di masing- masing sekolah, juga rencananya ada kegiatan lain setelah upacara, yaitu berupa pemotongan tumpeng dan pemberian hadiah dan piagam kepada guru - guru yang berdedikasi dan guru yang berprestasi".lanjut DR.Sutoto.

Sebagai acara puncak di HUT PGRI ke - 80 Tahun 2025 dan HGN, akan dilaksanakan seminar dan saresehan bagi guru- guru se- Kabupaten Pandeglang, sekitar 1000 guru - guru dari perwakilan tiap sekolah di Pandeglang, baik guru SD maupun guru SMP.

Kami akan mencarikan tempat atau gedung yang Aulanya besar dan nyaman, supaya cukup untuk menampung peserta seminar dan saresehan, agar kegiatan tersebut nyaman dan lancar, baik bagi peserta dan juga panitia kegiatan".pungkas DR.Sutoto. ( Red / OCM ).
Share:

Dirreskrimsus Polda Banten Turun Langsung Pantau Harga Beras.


Intel Media News, SERANG.
Dalam rangka menjaga stabilitas harga dan ketersediaan beras, dalam menghadapi periode permintaan yang meningkat, Polda Banten bersama dinas terkait melaksanakan pengecekan beras di pasar tradisional, gudang Bulog, hingga distributor beras di wilayah hukum Polda Banten,Jum'at (24/10/2025). 

Kegiatan tersebut dipimpin Dirreskrimsus Polda Banten Kombes Pol Yudhis Wibisana, didampingi Satgas Pangan Mabes Polri Kombes Pol Indra Gunawan, serta Kabagwassidik Ditreskrimsus Polda Banten AKBP Nuril Huda. 

Dalam kesempatannya, Dirreskrimsus Polda Banten menyampaikan bahwa pihaknya bersama Satgas Pangan, telah melakukan pemeriksaan, mulai dari Pasar Tradisional hingga Distributor Beras.
“Kami telah melakukan pemeriksaan mulai dari pasar tradisional, gudang Bulog, hingga distributor beras, untuk memastikan ketersediaan beras tetap terjaga dan harga tetap stabil, sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi, kegiatan ini juga untuk memastikan tidak terjadinya kelangkaan dan lonjakan harga, maupun praktik penimbunan atau permainan harga". papar Kombes Pol Yudhis.
Adapun lokasi pengecekan meliputi beberapa titik, di antaranya:
1. Pasar Tradisional – Toko Karya Muda Penjual: Sdr. Cecep Alamat: Pasar Ciruas, Kec. Ciruas, Kab. Serang, Banten Harga beras Medium: Rp 13.500 (HET Rp 13.500) Harga beras Premium: – (HET Rp 14.900) Harga beras SPHP: Rp 12.000 (HET Rp 12.500)

2. Pasar Tradisional – Toko TB. Sumber Rejeki Penjual: Sdr. Ade Alamat: Pasar Ciruas, Kec. Ciruas, Kab. Serang, Banten Harga beras Medium: Rp 13.500 (HET Rp 13.500) Harga beras Premium: Rp 14.900 (HET Rp 14.900) Harga beras SPHP: Rp 12.000 (HET Rp 12.500)

3. Produsen – PD. Karya Muda Penanggung jawab: H. Andi Alamat: Jl. Pandean, Kota Serang, Banten Harga beras Medium: Rp 12.800 (HET Rp 13.500) Harga beras Premium: Rp 14.900 (HET Rp 14.900) Harga beras SPHP: Rp 12.000 (HET Rp 12.500)
Selanjutnya, Kombes Pol Yudhis Wibisana mengatakan bahwa, dari hasil pengecekan di lapangan, seluruh harga beras yang dijual masih sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi. “Dari hasil pengecekan di lapangan, seluruh harga beras yang dijual masih sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi atau HET yang telah ditetapkan pemerintah". katanya. 

Dengan hasil pengecekan tersebut, harga beras terpantau stabil, yakni:
Beras Premium: Rp 14.900/kg
Beras Medium: Rp 13.500/kg
Beras SPHP: Rp 12.000/kg
Polda Banten berkomitmen bahwa, kegiatan pengecekan ini akan terus dilakukan secara berkala, sebagai bentuk pengawasan sekaligus langkah preventif untuk mencegah potensi pelanggaran yang dapat merugikan konsumen.

Kemudian, Dirreskrimsus Polda Banten berharap, harga beras di pasar umum tetap terkendali dan tidak melebihi HET. 
“Dengan terselenggaranya operasi pasar ini, kami berharap harga beras di pasar umum dapat terkendali dan tidak melebihi HET, akses masyarakat terhadap pangan pokok tetap terjaga, serta stabilitas sosial turut terpelihara". tutupnya.
 (Red / Bidhumas).
Share:

Kepolisian Resor (Polres) Pandeglang bekerja sama dengan Unit Donor Darah (UDD) Palang Merah Indonesia (PMI) Pandeglang, menggelar kegiatan bakti sosial donor darah di Aula Polres Pandeglang, pada Rabu (22/10/2025).


Intel Media News, PANDEGLANG.
Kegiatan dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Hubungan Masyarakat (Humas) Polri ke-74.

Kapolres Pandeglang, AKBP Dhyno Indra Setyadi, mengatakan, aksi donor darah ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap sesama, sekaligus membantu PMI dalam menjaga ketersediaan stok darah bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Kegiatan donor darah ini bukan sekadar perayaan, tetapi juga momentum untuk mengimplementasikan nilai-nilai kemanusiaan dan soliditas Polri kepada masyarakat". ujar Kapolres.

Ia menegaskan, Polri akan terus hadir dengan sikap humanis dan menjadi harapan bagi masyarakat, sejalan dengan tema HUT Humas Polri ke-74 tahun ini.
“Darah hasil donor ini akan dikelola oleh PMI Pandeglang untuk disalurkan kepada para pasien yang memerlukan transfusi darah". tambahnya.
Sementara itu, Kepala Bagian Mutu UDD PMI Pandeglang, Kamaludin, mengungkapkan bahwa pihaknya menargetkan pengumpulan sebanyak 60 kantong darah dalam kegiatan tersebut, Namun hingga siang hari, baru terkumpul sekitar 23 kantong.
“Untuk target kami sekitar 60 kantong, dan yang sudah terkumpul baru 23 labu karena kegiatan masih berlangsung". jelas Kamaludin.

Kamaludin juga menuturkan bahwa kebutuhan darah di Kabupaten Pandeglang setiap bulannya mencapai sekitar 1.000 kantong, tapi, jumlah tersebut belum sepenuhnya terpenuhi karena kesadaran masyarakat untuk mendonorkan darah masih terbatas.
“Pandeglang setiap bulan membutuhkan sekitar 1.000 kantong darah, tapi untuk pemenuhannya masih kurang karena kesadaran masyarakat mendonorkan darahnya masih kurang". tandasnya.

Kegiatan donor darah ini mendapat apresiasi dari para peserta, baik personel Polri maupun masyarakat umum yang turut serta mendonorkan darahnya. 
Selain memperingati HUT Humas Polri, kegiatan ini juga menjadi bentuk sinergi antara Polres Pandeglang dan PMI dalam memperkuat nilai kemanusiaan di tengah masyarakat.
( Red / OCM ).
Share:

Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar Komisi X, Menegaskan, Komitmen menjaga Solidaritas, Kebersamaan, menuju Indonesia Lebih maju.


Intel Media News, PANDEGLANG.
Anggota DPR RI Fraksi Golkar Komisi X, Hj. Adde Rosi Khoerunisa menegaskan, komitmen seluruh kader Partai Golkar untuk terus menjaga soliditas dan semangat kebersamaan dalam memperkuat perjuangan politik menuju Indonesia yang lebih maju.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam acara puncak peringatan HUT ke-61 Partai Golkar yang berlangsung di Lapangan Bola Batu Bantar, Kecamatan Cimanuk, Kabupaten Pandeglang, Rabu (22/10/2025).

Adde Rosi menyebut, usia 61 tahun menjadi momentum refleksi bagi seluruh kader Golkar untuk meneguhkan jati diri partai sebagai pelopor pembangunan dan penjaga ideologi karya kekaryaan.
“Tema perayaan tahun ini, ‘'Golkar Solid, Indonesia Maju'’, menggambarkan tekad partai untuk hadir di tengah masyarakat dengan semangat pengabdian tanpa batas". ujarnya.
Rangkaian kegiatan HUT Golkar di Pandeglang ditutup dengan pembagian paket sembako kepada 600 peserta dan simpatisan yang hadir di lokasi acara.
“Kegiatan ini menjadi simbol penghormatan Golkar terhadap para peserta dan kader yang telah berjuang memenangkan partai, demi kemajuan bangsa dan daerah Pandeglang".papar Hj. Adde Rossi.

Senada dengan hal tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Pandeglang, TB H. Agus Khotibul Umam, menyampaikan, bahwa Partai Golkar bukan hanya berbicara soal politik, tetapi juga hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Golkar bukan hanya bicara politik, tetapi hadir untuk membantu masyarakat secara nyata". ujarnya.

Agus mengajak seluruh kader Golkar Pandeglang untuk tetap menjaga kekompakan, loyalitas, dan disiplin organisasi dalam menghadapi dinamika politik ke depan. 

Menurutnya, kebersamaan adalah modal utama untuk memenangkan hati rakyat dan mewujudkan cita-cita pembangunan di berbagai bidang.

Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh panitia, kader, dan simpatisan yang telah berperan aktif menyukseskan peringatan HUT Golkar ke-61 di Pandeglang.
“Usia 61 tahun bukan waktu yang singkat. Ini adalah perjalanan panjang yang harus kita syukuri dengan kerja nyata dan pelayanan kepada masyarakat, Mari jadikan HUT ini sebagai momentum memperkuat persatuan dan terus berbuat untuk rakyat". pungkas Ketua DPRD Kabupaten Pandeglang, TB H. Agus Khotibul Umam.
( OCM ).
Share:

Wakil Bupati kabupaten Pandeglang, Tinjau Gedung bekas kantor Perhutanan Konservasi Tanah (PKT).


Intel Media News, PANDEGLANG.
Wakil Bupati Pandeglang Iing Andri Supriadi, Tinjau langsung " Gedung bekas Kantor Perhutanan Konservasi Tanah ( PKT ).
Gedung bekas PKT, Bisa menjadi tempat kegiatan kantor pusat pelayanan kesehatan masyarakat (puskesmas) kelurahan Pagadungan, kecamatan karang tanjung.

Iing Andri Supriadi mengatakan" Saya percaya, usulan  Ibu Kepala Puskesmas Karang Tanjung, bahwa lahan-lahan yang semula digunakan perkantoran itu, akan menjadi tempat kegiatan yang berdampak juga bagi kesehatan warganya dan lingkungan".

Iing Andri Supriadi Menerangkan juga, di Saat setelah kunjungan pembukaan bakti sosial Oprasi katarak gratis di kecamatan karang tanjung , Ia langsung tinjau Kantor yang di usulkan Oleh ibu Kapus.
Saat dimintai keterangan oleh awak media di Halaman Bekas kantor Dinas perhutanan dan Konservasi Tanah (PKT) yang kebetulan bersebelahan dengan kantor kecamatan karang tanjung, Iing Andri Supriadi merencanakan, Minimal Harus di Rehabilitasi dulu gedung bekas kantor perhutanan konservasi tanah, agar bisa dijadikan Pusat pelayanan kesehatan masarakat, sebagian lagi menjadi Lahan parkiran dan taman.

Di satu sisi, dengan adanya taman akan ada efek lingkungan hidup yang baik, dan disisi lain dengan dijadikan Puskesmas akan ada kegiatan yang menggerakkan perekonomian.
"Karena kalau jadi di Rehab, artinya ada kegiatan pembangunan dan itu menyerap tenaga kerja, Jadi, insyaallah secara natural memang puskesmas Pagadungan sudah menjadi Penunjang Kesehatan dan ekonomi kecamatan karang tanjung," ujar Iing.

Relokasi Puskesmas Pagadungan dipindah ke bekas perkantoran perhutanan Konservasi Tanah (PKT) Di seberang puskesmas yang diusulkan untuk segera direlokasi. 

Kepala pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas), Hj Juju Juhana mengungkapkan , Status tanah yang belum jelas, lokasi yang kurang strategis, serta bentuk bangunan yang tidak sesuai ketentuan menjadi alasan utama relokasi. 

Usulan ini muncul lantaran banyak fasilitas kesehatan tersebut belum memenuhi standar teknis dan administratif sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 75 Tahun 2014.
Bangunan yang menjorok ke badan jalan,   lokasi yang kurang strategis, serta bentuk bangunan yang tidak sesuai ketentuan menjadi alasan utama relokasi.
“Alasan  Puskesmas yang kami usulkan untuk pindah lokasi, Masalahnya beragam, mulai dari Ruang tunggu kurang luas,   tidak ada lahan parkir, hingga bangunan yang tidak memenuhi standar pelayanan".Ungkapnya.

Relokasi ini diharapkan menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan di kecamatan Karang Tanjung dan sekitarnya, Dengan lokasi yang sesuai standar, masyarakat bisa mendapatkan pelayanan yang lebih aman, nyaman, dan mudah di akses.
“Tujuan akhirnya adalah pelayanan yang optimal, Puskesmas harus hadir di tempat yang layak dan memenuhi syarat teknis". pungkasnya.
( OCM ).
Share:

Kafilah MTs Negeri 1 Pandeglang, turun....!!! turut memeriahkan HSN Ke - 10.


Intel Media News, PANDEGLANG.
Kafilah Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Pandeglang, Kabupaten Pandeglang, Pripinsi Banten, Turun....!!!, turut memeriahkan peringatan Hari Santri Nasional Ke - 10, berbaur dengan para kafilah - kafilah lainya.

Di bawah Pimpinan Kepala Sekolah dan para Tenaga Pendidik MTs Negeri 1 Pandeglang, para Tenaga Didik MTs Negeri 1 Pandeglang, dengan penuh semangat berjalan sambil melambaikan tangan ke arah Bupati.
" Saya bersama para Tenaga Pendidik dan para Tenaga Didik, penuh semangat berusaha memeriahkan peringatan Hari Santri Ke - 10, di Alun - alun Kabupaten Pandeglang, Alhamdulillah Kafilah kami dari kami dari pemberangkatan sampai akhir acara, tidak satupun yang surut semangatnya, mudah - mudahan dengan memperingati HSN, kobaran api semangat kami khususnya para Tenaga Didik Kami, akan semakin menggaungkan nilai - nilai Islam, yang kibasan bendera Islam membanggakan Islam di Negara Kesatuan Republik Indonesia ( NKRI ), pada khususnya dan Bangsa lain pada Umumnya". Tegas Eman Sulaeman ( kepala ) Madrasah, saat di Konfirmasi melalui pesawat Handphone, Rabu ( 22/10/2025 ).
Dalam acara, Ribuan santri dari berbagai pondok pesantren, organisasi masyarakat Islam, serta masyarakat umum, memadati alun-alun Pandeglang mengikuti upacara dan rangkaian kegiatan dalam memperingati Hari Santri Nasional ( HSN ) Ke 10, yang digelar Pemerintah Kabupaten Pandeglang, di Alun - alun Pandeglang, Propinsi Banten, pada Hari Rabu ( 22/10/2025 ).

Dalam sambutannya, Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani menyampaikan bahwa Hari Santri Nasional menjadi momentum penting untuk meneguhkan kembali peran santri dalam menjaga keutuhan bangsa serta memperkuat nilai-nilai kebangsaan dan keagamaan di tengah masyarakat.
“Santri memiliki kontribusi besar dalam perjuangan dan pembangunan bangsa. Semangat jihad santri di masa lalu harus kita teruskan dalam bentuk semangat belajar, berinovasi, dan berkontribusi untuk kemajuan daerah". ujar Bupati Dewi.

Lebih lanjut, Bupati Dewi mengajak masyarakat Pandeglang untuk mensyukuri nikmat kemerdekaan dengan cara mengisinya melalui kegiatan yang membawa kemaslahatan bagi umat.
“Hari Santri sangat istimewa. Sejak pertama kali ditetapkan pada tahun 2015 hingga kini, peran santri dan pondok pesantren terbukti kuat sebagai pusat pendidikan, dakwah, dan pembentukan karakter bangsa". terang Dewi.

Peringatan Hari Santri Nasional tahun 2025 mengusung tema “Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Dunia".

Menurut Bupati Dewi, tema tersebut mencerminkan semangat santri dalam menjaga kemerdekaan sekaligus menjadi penggerak kemajuan bangsa.
“Kita bersyukur negara memberikan perhatian besar kepada pesantren sebagai lembaga khas Indonesia. Dari rahim pesantren lahir tokoh besar, ilmuwan, hingga pejabat yang membawa nama baik Indonesia di kancah global". pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Banten Dimyati Natakusumah mengapresiasi semangat kebersamaan para santri di Banten, khususnya di Kabupaten Pandeglang. 
Dimyati berharap santri masa kini tidak hanya unggul dalam ilmu agama, tetapi juga mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan zaman.
“Santri modern harus mampu menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi tanpa meninggalkan nilai-nilai akhlakul karimah, dengan itu, santri akan menjadi kekuatan moral dan intelektual bangsa". ungkap Dimyati.

Dimyati juga menyinggung sosok KH. Hasyim Asy’ari, penggagas Resolusi Jihad sekaligus pendiri Nahdlatul Ulama (NU) dan pahlawan nasional Indonesia.
“Tujuan Hari Santri adalah menghargai, memperkuat, mempererat, dan meneladani perjuangan santri. Pada masa kemerdekaan, para santrilah yang berada di garis terdepan jihad melawan penjajah. Maka, santri tidak hanya belajar agama, tetapi juga mencintai tanah air — karena agama dan negara tidak dapat dipisahkan". jelasnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua BURT DPR RI Rizki Aulia Rahman Natakusumah, Wakil Bupati Pandeglang Iing Andri Supriadi, Forkopimda Pandeglang, Pj Sekda Asep Rahmat, para asisten daerah, kepala dinas, kepala bagian, serta camat Se-Kabupaten Pandeglang.
( Red ).
Share:

Memperingati Hari Santri Nasional Ke 10, SD Negeri Baros 1, Menggelar NOBAR.


Intel Media News, SERANG.
Dalam rangka memperingati Hari Santri Ke 10 , SD Negeri Baros 1, Kecamatan Baros, Kabupaten Serang, Propinsi Banten, menggelar Nonton Bareng ( NOBAR ), dengan menggunakan Semartbort ( TV LCD ), bertempat di ruang kelas SD Negeri Baros.

Seluruh Tenaga Didik beserta Para Tenaga Pendidik, penuh khidmat, fokus mengikuti alur cerita film berjudul " BAIT ", yang menceritakan kehidupan para santri dalam menimba ilmu agama Islam dan menerapkannya dalam kehidupan sehari - hari.

Di sela kegiatan NOBAR, salah satu tenaga didik, saat di konfirmasi kegiatan Nobar mengatakan sangat senang dan bisa mengambil ilmunya.
" Saya senang sekali nonton film bareng, judulnya " BAIT ", di film itu menceritakan santri - santri belajar ilmu agama Islam betul - betul serius, dan sopan santun kepada gurunya". Paparnya sambil malu - malu.
Di tempat yang sama, Kepala Sekolah SD Negeri Baros 1, Endah Waluyati, mengatakan, " Dengan memanfaatkan pasilitas bantuan dari pemerintah ( Smartboard ), kami gunakan dengan baik untuk nonton bareng, agar para murid - murid kami, mudah - mudahan bisa langsung mempraktekan dalam kehidupannya sehari - hari, karena memberikan ilmu dengan langsung praktek ( NOBAR ), akan cepat terserap oleh para tenaga Didik kami, segala upaya kami dalam mendidik para tenaga didik agar para tenaga didik menjadi insan yang berguna, baik untuk dirinya sendiri, Bangsa dan Negara", Rabu ( 22/10/2025 ).
Selanjutnya Endah menambahkan, kami para tenaga pendidik, mengucapkan terima kasih kepada pemerintah, yang telah memberikan bantuan berupa Smartboart ( TV LCD ), yang mana manfaat dan kegunaannya sangatlah bermanfaat sekali, di dalamnya banyak aplikasi - aplikasi yang sangat membantu dalam proses belajar mengajar, caranya mudah hanya tinggal di sentuh saja, sekali lagi kami mengucapkan terima kasih".tutur Endah.

" Santri Kuat, Islam akan kuat, Beretika, Berahlak Budi pekerti, akan menjadikan Pondasi yang Hakiki". Pungkas Endah.
( Red ).
Share:

HSN Ke 10 Tingkat Kabupaten Pandeglang Tahun 2025 berlangsung meriah.


Intel Media News, PANDEGLANG.
Ribuan santri dari berbagai pondok pesantren, organisasi masyarakat Islam, serta masyarakat umum, memadati alun-alun Pandeglang mengikuti upacara dan rangkaian kegiatan dalam memperingati Hari Santri Nasional ( HSN ) Ke 10, yang digelar Pemerintah Kabupaten Pandeglang, di Alun - alun Pandeglang, Propinsi Banten, pada Hari Rabu ( 22/10/2025 ).

Dalam sambutannya, Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani menyampaikan bahwa Hari Santri Nasional menjadi momentum penting untuk meneguhkan kembali peran santri dalam menjaga keutuhan bangsa serta memperkuat nilai-nilai kebangsaan dan keagamaan di tengah masyarakat.
“Santri memiliki kontribusi besar dalam perjuangan dan pembangunan bangsa. Semangat jihad santri di masa lalu harus kita teruskan dalam bentuk semangat belajar, berinovasi, dan berkontribusi untuk kemajuan daerah". ujar Bupati Dewi.
Lebih lanjut, Bupati Dewi mengajak masyarakat Pandeglang untuk mensyukuri nikmat kemerdekaan dengan cara mengisinya melalui kegiatan yang membawa kemaslahatan bagi umat.
“Hari Santri sangat istimewa. Sejak pertama kali ditetapkan pada tahun 2015 hingga kini, peran santri dan pondok pesantren terbukti kuat sebagai pusat pendidikan, dakwah, dan pembentukan karakter bangsa". terang Dewi.

Peringatan Hari Santri Nasional tahun 2025 mengusung tema “Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Dunia".

Menurut Bupati Dewi, tema tersebut mencerminkan semangat santri dalam menjaga kemerdekaan sekaligus menjadi penggerak kemajuan bangsa.
“Kita bersyukur negara memberikan perhatian besar kepada pesantren sebagai lembaga khas Indonesia. Dari rahim pesantren lahir tokoh besar, ilmuwan, hingga pejabat yang membawa nama baik Indonesia di kancah global". pungkasnya.
Sementara itu, Wakil Gubernur Banten Dimyati Natakusumah mengapresiasi semangat kebersamaan para santri di Banten, khususnya di Kabupaten Pandeglang. 
Dimyati berharap santri masa kini tidak hanya unggul dalam ilmu agama, tetapi juga mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan zaman.
“Santri modern harus mampu menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi tanpa meninggalkan nilai-nilai akhlakul karimah, dengan itu, santri akan menjadi kekuatan moral dan intelektual bangsa". ungkap Dimyati.

Dimyati juga menyinggung sosok KH. Hasyim Asy’ari, penggagas Resolusi Jihad sekaligus pendiri Nahdlatul Ulama (NU) dan pahlawan nasional Indonesia.
“Tujuan Hari Santri adalah menghargai, memperkuat, mempererat, dan meneladani perjuangan santri. Pada masa kemerdekaan, para santrilah yang berada di garis terdepan jihad melawan penjajah. Maka, santri tidak hanya belajar agama, tetapi juga mencintai tanah air — karena agama dan negara tidak dapat dipisahkan". jelasnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua BURT DPR RI Rizki Aulia Rahman Natakusumah, Wakil Bupati Pandeglang Iing Andri Supriadi, Forkopimda Pandeglang, Pj Sekda Asep Rahmat, para asisten daerah, kepala dinas, kepala bagian, serta camat Se-Kabupaten Pandeglang.
( OCM ).
Share:

Baznas Pandeglang Salurkan Bantuan Kebencanaan untuk Warga Karangtanjung


Intel Media News, PANDEGLANG.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pandeglang menyalurkan bantuan kebencanaan kepada Siti Hajar, warga Kampung Karangtanjung, Kelurahan Pagadungan, Kecamatan Karangtanjung, Selasa (21/10/2025 ).

Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian terhadap korban rumah roboh akibat bencana beberapa waktu lalu. 

Penyerahan bantuan diserahkan oleh ketua Baznas, didampingi Wakil Ketua II Uri Sahuri dan Camat Karangtanjung Endin Haerudin.

Ketua Baznas Pandeglang, Fery Hasanudin, mengatakan bahwa bantuan ini merupakan wujud kehadiran Baznas dalam membantu masyarakat yang tertimpa musibah. Ia berpesan agar bantuan yang disalurkan dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.
“Kami berharap bantuan ini bisa meringankan beban Ibu Siti Hajar dan keluarga, Mohon dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kebutuhan pascabencana".ujar Fery.

Lebih lanjut Fery mengatakan, bantuan kebencanaan ini bersumber dari Zakat, Infaq dan Sedekah (ZIS) dari para muzakki salah satunya para Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pandeglang.
"Kami ucapkan terima kasih kepada ibu Bupati yang selalu menghimbau kepada para ASN untuk menitipkan ZISnya melalui Baznas".tandasnya.

Sementara itu, Yudi Murzan Adhi Nugraha Lurah Pagadungan menjelaskan bahwa peristiwa ambrolnya rumah milik Siti Hajar terjadi sekitar tiga minggu yang lalu, tepatnya pada pagi hari sekitar pukul 06.00 WIB. Ia mengapresiasi perhatian Baznas yang cepat tanggap terhadap kondisi warganya.
“Kami berterima kasih kepada Baznas Pandeglang atas respon cepatnya membantu warga kami yang mengalami musibah".tuturnya.

Di tempat yang sama, Siti Hajar, penerima bantuan, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepedulian berbagai pihak.
“Alhamdulillah, terima kasih kepada Baznas dan semua pihak yang sudah peduli, Bantuan ini sangat berarti bagi kami". ujarnya dengan haru.

Melalui kegiatan sosial seperti ini, Baznas Pandeglang terus menunjukkan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat, terutama dalam membantu warga yang terdampak bencana maupun kesulitan ekonomi.
( OCM ).
Share:

Bupati Pandeglang Resmikan Mini Banking dan Literasi Keuangan di SMKN 1 Pandeglang.


Intel Media News, Pandeglang
Bupati Pandeglang, Raden Dewi Setiani, meresmikan program Mini Banking dan Literasi Keuangan yang digagas oleh Bank BJB Cabang Pandeglang di SMKN 1 Pandeglang, Selasa (21/10/2025). 

Program ini bertujuan untuk menumbuhkan budaya menabung serta meningkatkan pemahaman literasi keuangan di kalangan pelajar.

Peresmian ini turut dihadiri oleh Pimpinan Cabang Bank BJB Pandeglang, Dimas Erlangga, beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Pandeglang dan pihak sekolah.
Dalam sambutannya, Dimas Erlangga menyampaikan bahwa kehadiran bank mini di lingkungan sekolah diharapkan dapat menjadi wadah edukasi dan praktik langsung bagi siswa dalam pengelolaan keuangan.
“Bank BJB terus berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Pandeglang, khususnya melalui SMKN 1 Pandeglang. Dengan adanya bank mini ini, para siswa bisa belajar menabung secara mandiri tanpa harus mengumpulkan uang secara kolektif, Mereka dapat langsung menabung di fasilitas yang telah kami sediakan". ujar Dimas.

Dimas juga menambahkan, Bank BJB memilih SMKN 1 Pandeglang karena siswanya dikenal aktif menabung dan memiliki antusias tinggi terhadap program literasi keuangan. Pada kesempatan tersebut, tiga siswi SMKN 1 Pandeglang mendapat penghargaan sebagai Pelajar Gemar Menabung.
Sementara itu, Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani mengapresiasi langkah Bank BJB dalam mendukung peningkatan literasi keuangan di kalangan pelajar.
“Saya berterima kasih kepada Bank BJB atas inisiatifnya menghadirkan bank mini di SMKN 1 Pandeglang. Program ini sangat bermanfaat agar para siswa bisa memahami cara mengelola uang saku dan menjauhi praktik pinjaman online yang merugikan, Dengan literasi keuangan, mereka bisa lebih bijak dalam mengatur keuangan sehari-hari". ujar Bupati Dewi.

Beliau juga menegaskan bahwa program literasi ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah untuk membentuk generasi muda yang cerdas finansial dan mampu menjadi pengelola keuangan yang baik di masa depan.

Kepala SMKN 1 Pandeglang, Muhamad Juwayni, turut menyampaikan rasa bangganya atas kerja sama tersebut.
“Kami merasa bangga dan berterima kasih kepada Bank BJB atas kerja samanya dalam menghadirkan bank mini di sekolah kami, Program ini tidak hanya mengajarkan siswa menabung, tetapi juga memberikan pengalaman nyata dalam dunia perbankan". ujar Juwayni.
( Red / OCM ).
Share:

Ratusan Warga Kurang Mampu, di wilayah Kecamatan Karang Tanjung, antusias mengikuti Operasi Katarak Gratis


Intel Media News, PANDEGLANG.
Ratusan warga kurang mampu yang berada di sekitar Kecamatan Karang Tanjung, Kabupaten Pandeglang, Propinsi Banten, antusias mengikuti kegiatan operasi katarak gratis, yang diselenggarakan oleh Organisasi Perkumpulan Boedak Saung Barokah Putra Mandiri ( PBSBPM ), yang bekerja sama dengan Klinik Utama Mata Saruni, pada Senin (20/10/2025).

Kegiatan Oprasi Katarak Gratis ini, dibuka langsung oleh Wakil Bupati Pandeglang, Iing Andri Supriadi. 

Dalam sambutannya, Wabup Iing menekankan pentingnya kolaborasi antara Pemerintah Daerah dengan PBSBPM.
" Kami atas nama Pemerintah Daerah mengapresiasi setinggi-tingginya, kepada para sahabat Boedak Saung dan Klinik Mata Saruni. Semoga sinergi kolaborasi ini, terus kota tingkatkan, terus lanjutkan, Karena ini sangat membantu buat masyarakat kami yang membutuhkan".katanya. 
Di tempat yang sama, Ketua Umum Perkumpulan Boedak Saung Barokah Putra Mandiri, Ryan Tirta Laksana, mengatakan, Kegiatan Oprasi Katarak Gratis ini diikuti oleh 400 orang warga kurang mampu yang berada di sekitar wilayah kecamatan Karang tanjung. 
" Mata adalah lensa nya dunia, kalau mata kita rusak sepertinya harapan hidup kita itu sirna. Jadi kami bekerjasama dengan klinik mata saruni, insya allah akan memberikan pengobatan sekaligus oprasi gratis". katanya. 

Diharapkan, kegiatan ini bisa membantu warga yang mengalami gangguan mata, untuk dapat bisa melihat kembali secara normal. 
" Kegiatan seperti ini insya allah akan terus dilakukan , karena klinik mata saruni membuka seluas-luasnya untuk masyarakat yang ingin memeriksakan kesehatan matanya.Kami dari perkumpulan Boedak Saung mengucapkan banyak Terima kasih kepada klinik mata saruni dan pihak Kecamatan Karang tanjung karena telah difasilitasi". ujarnya. 
Sementara itu, Direktur Klinik Utama Mata Saruni, muhammad isa mengatakan, pihaknya sangat terbuka kepada warga yang membutuhkan bantuan, yang tidak memiliki BPJS Kesehatan, dan yang tidak memiliki transportasi untuk mendapatkan pelayanan pemeriksaan kesehatan mata. 
" Nanti temen-temen Boedak Saung yang akan mengakomodir, kegiatan ini tidak berhenti disini.yang hadir hari ini akan kami periksa dan akan kami bagi jadwal operasi nya, supaya tidak terjadi penumpukan".singkatnya. 
.
Kegiatan operasi katarak gratis ini mendapat apresiasi luas dari masyarakat dan menjadi bukti nyata pentingnya kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat dalam menjawab kebutuhan dasar layanan kesehatan.
" Sudah lama saya mengalami gangguan penglihatan, tapi tidak punya biaya untuk operasi. Alhamdulillah sekarang ada bantuan gratis". ujar Emi (53), warga Kelurahan Juhut, sambil menahan haru.
( Red / OCM ).
Share:

Bimtek Penjamah Makanan Bagi Pegawai SPPG Untuk Wilayah Kabupaten Lebak.


Intel Media News, LEBAK.
Kegiatan ini di laksanakan oleh Badan Gizi Nasional Republik Indonesia (BGN-RI) Wilayah ll Banten yang bertempat di Hotel Horison Altama Pandeglang, Kabupaten Pandeglang, Propinsi Banten, yang akan dilaksanakan selama 2 hari, mulai hari sabtu dan minggu, 18 - 19 Oktober 2025.

Koordinator wilayah ll BGN Kabupaten Lebak, Asep Royani mengatakan bahwa, kegiatan bimtek bagi SPPG ini akan dilaksanakan selama 2 hari, sabtu dan minggu, 18- 19 Oktober 2025, yang bertempat di Hotel Horison Altama Pandeglang". ungkap Asep Royani.

Adapun peserta yang mengikuti bimtek sebanyak 700 orang dari 14 dapur SPPG di kabupaten Lebak Banten, dengan rincian untuk hari sabtu ini sebanyak 350 orang dari 7 dapur, sisanya sebanyak 350 peserta lagi besok hari minggu, 19 Oktober 2025 dari 7 dapur MBG/ SPPG".kata Asep Royani.
Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menambah pengetahuan peserta soal ketahanan pangan dan pengetahuan soal gizi". Imbuh Asep Royani.

Disamping itu relawan bisa meningkatkan kompetensi di bidang pangan dan akhirnya bisa mendapatkan sertipikat Ketahanan Pangan dan Sanitasi sebagai dasar nanti di setiap SPPG masing- masing". lanjut Asep Royani.

Harapan dari kegiatan ini, Asep Royani mengatakan bahwa, semua peserta dapat meningkatkan kemampuan (Knowlage), sehingga peserta bisa menerapkan ilmunya di masing-masing dapur, sesuai tempat kerjanya, akhirnya ketika peserta sudah dapat sertipikat diharapkan bisa ditindak lanjuti ketika kegiatan MBG di masing- masing dapur (SPPG), sehingga bisa di minimalisir kejadian- kejadian yang tidak diinginkan, misalnya terjadinya keracunan yang diakibatkan MBG, mungkin karena unsur makanan atau sesuatu efek dari MBG tersebut".tegas Asep Royani. (Red / Ocm).
Share:

Bupati Pandeglang, Raden Dewi Setiani, menghadiri acara Grand Launching IKNUS.

Intel Media News, PANDEGLANG.
Acara Grand Launching Institut Kemandirian Nusantara, berlangsung di Kampus IKNUS, yang beralamat di Kampung Cikondang, Kelurahan Pandeglang, Kecamatan Pandeglang, Sabtu (18/10/2025).

Acara peresmian tersebut menandai transformasi dari Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Banten menjadi Institut Kemandirian Nusantara (IKNUS), yang membawa semangat baru dalam pengembangan pendidikan tinggi di Banten, khususnya di wilayah Pandeglang.

Dalam sambutannya, Ketua Yayasan Kemandirian Banten, Ridfa Chairani, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas lahirnya IKNUS sebagai babak baru dalam perjalanan lembaga pendidikan tersebut.
“Langkah kecil hari ini bisa menjadi awal dari perubahan besar di masa depan, Hari ini bukan sekadar peresmian nama baru, melainkan lahirnya semangat baru, semangat kemandirian, inovasi, serta pengabdian kepada masyarakat dan bangsa". ungkap Ridfa.

Ridfa menambahkan, transformasi dari STIA Banten menjadi IKNUS merupakan wujud nyata komitmen Yayasan Kemandirian Banten untuk terus berkembang dan menyesuaikan diri dengan kebutuhan masyarakat serta tuntutan global.
“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kabupaten Pandeglang, atas dukungan luar biasa terhadap IKNUS".tambahnya.
Sementara itu, Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas lahirnya IKNUS yang diharapkan dapat menjadi pusat inovasi dan pengembangan sumber daya manusia yang unggul.
“Ini bukan sekadar perubahan nama, tetapi perubahan visi, semangat, dan arah menuju zaman baru. Dari kampus administrasi publik menjadi kampus yang menyiapkan sumber daya manusia unggul, adaptif, dan siap menghadapi tantangan zaman". ujar Bupati.
Bupati juga mengungkapkan rasa harunya karena merupakan salah satu alumni kampus tersebut.
“Saya bangga dan terharu menjadi saksi sejarah perubahan ini. Semoga IKNUS dapat menjadi pusat lahirnya talenta-talenta cendekiawan yang berakar pada nilai-nilai lokal dan berakhlak kulkarimah, untuk membantu mewujudkan Pandeglang yang maju". tambahnya.
Menurutnya, di era perubahan yang serba cepat ini, perguruan tinggi harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman dan melahirkan inovasi yang relevan.
“Semoga IKNUS mampu mencetak generasi bangsa yang unggul dan menjadi calon pemimpin masa depan". tutup Bupati.

Dengan diresmikannya Institut Kemandirian Nusantara (IKNUS), diharapkan lembaga pendidikan ini dapat menjadi motor penggerak kemajuan pendidikan tinggi di Banten Selatan, sekaligus berkontribusi nyata bagi kemajuan daerah dan bangsa.
( Red/OCM ).
Share:

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.
  • ()
  • ()
Tampilkan selengkapnya

Arsip Blog

Blogger templates