Intel Media News.PANDEGLANG
Peran guru di era pendidikan baru, menekankan pada pergeseran fungsi guru dari sekadar pengajar menjadi fasilitator, pembelajar sepanjang hayat, dan motivator, yang dilengkapi dengan kompetensi digital untuk mengintegrasikan teknologi dan mengembangkan karakter siswa.
Guru harus terus beradaptasi dengan perubahan teknologi dan membantu siswa menggunakan teknologi secara etis, serta menjadi pendamping yang membimbing siswa secara emosional dan akademis.
Peran Guru di Era Pendidikan Baru,
Fasilitator dan Pembimbing,
Membantu siswa mengembangkan kemampuan belajar mereka di lingkungan yang nyaman dan aman, Mengenali potensi dan kebutuhan siswa, serta memberikan bantuan yang sesuai, Membimbing siswa di jalur yang tepat, baik dalam pembelajaran formal maupun non-formal.
*Pembelajar Sepanjang Hayat :
Terus memperbarui pengetahuan dan keterampilan, agar tetap relevan, Berpartisipasi dalam pelatihan, seminar, dan konferensi untuk meningkatkan kompetensi,
Menjadi contoh positif bagi siswa dalam menghadapi masa depan yang terus berubah.
*Pengembang Karakter dan Motivator :
Membantu siswa mengembangkan literasi digital yang mencakup penggunaan etis dan kesadaran sosial, Memfasilitasi diskusi tentang nilai-nilai moral dan etika di dunia digital, Mendorong siswa menggunakan teknologi secara positif untuk kebaikan bersama, Memberikan dukungan emosional dan akademis, serta memotivasi siswa untuk mengembangkan potensi mereka.
*Inovator dan Adaptor Teknologi :
Menguasai dan mengintegrasikan teknologi digital ke dalam pembelajaran misalnya, platform online, aplikasi pendidikan, Mengelola dan menyaring informasi digital agar relevan untuk pembelajaran, Mengubah pendekatan pengajaran klasik menjadi lebih modern yang memanfaatkan teknologi.
*Kesenjangan Akses Teknologi :
Tidak semua siswa memiliki perangkat atau koneksi internet yang memadai, terutama di daerah terpencil, sehingga pembelajaran berbasis IT belum merata.
*Kebutuhan Keterampilan Digital :
Guru harus terus belajar dan beradaptasi dengan teknologi yang terus berubah, agar tidak tertinggal, serta membutuhkan pelatihan dan sertifikasi yang relevan.
*Keterbatasan Akses Pelatihan :
Terkadang terdapat keterbatasan geografis akses untuk peningkatan kompetensi guru, sehingga menghambat distribusi tenaga pengajar yang berkualitas.
" SELAMAT BERJUANG GURU - KU, KAU ADALAH PAHLAWAN TANPA TANDA JASA ".







0 komentar:
Posting Komentar